Maraknya Penipuan Melalui Whatsapp

penipuan lewat whatsapp, penipuan facebook, penipuan social media

Gambar oleh antonbe dari Pixabay

Beberapa minggu terakhir ini lini masa pada laman facebook sempat ramai dengan postingan bahwa banyak yang menggunakan foto profil mereka untuk menipu di whatsapp, yang saya heran bagaimana mereka menemukan nomor whatsapp rekan-rekan kita? Bagaimana mereka tau nomor teman-teman kita?

Modus yang saya perhatikan adalah penipu menawarkan jual-beli mobil atau kendaraan bermotor, dengan meminta fotokopi ktp, fotokopi kartu keluarga dan identitas kita lainnya. Ini sangat berbahaya sekali, mereka mungkin sekarang tindak jelas-jelas meminta uang untuk ditransfer seperti penipuan yang marak sebelumnya dengan berpura-pura terjadi kecelakan pada keluarga kita.



Penipu sekarang mencari data-data kita, ini lebih berbahaya daripada uang kita, mungkin kalau tertipu uang, jumlahnya bisa dipastikan dengan berapa kita mentrasfer kepada penipu, tetapi kalau data kita sudah dicuri oleh penipu, nominal yang dirugikan bisa tidak terjangkau, bisa saja penipu itu membuat kartu kredit dengan data kita, bisa saja menggunakan data kita untuk mengajukan pinjaman online yang seperti lintah darat, dan berbagai kemungkinan buruk lainnya.

Disini kami akan mencoba memberikan beberapa tips bersosial media agar kejadian ini bisa diminimalisir :

1. Jangan mengumbar nama-nama lengkap keluarga
Sebagaimana kita tahu bahwa salah satu pertanyaan rahasia oleh bank dan institusi lainnya adalah nama orang tua, sebisa mungkin jangan memposting nama lengkap mereka.

2. Jangan menampilkan alamat rumah dan nomor handphone kita dengan detail
Apabila anda ingin menampilkan alamat rumah Anda, sebaiknya jangan terlalu lengkap, missal tidak menampilkan nomor rumah kita, hanya nama komplek saja. Begitupun dengan nomor handphone kita, harap benar-benar dijaga.



3. Jangan menerima pertemanan berdasarkan mutual friends
Banyak dari kita ingin mempunyai banyak teman di social media, tidak ada salahnya dengan itu, tapi ketika kita menerima sembarang pertemanan resiko terjadi ‘hacking’ pun semakin besar, ada baiknya kita lebih mem-filter pertemanan kita.

4. Gunakan Password untuk memulai sebuah percakapan
Mungkin terdengar sedikit lebay namun cara ini cukup efektif untuk menangkal para penipu yang terkadang Sok Kenal Sok Dekat. sebagai contoh dengan saudara kakak beradik, ada baiknya membuat ‘password’ ketika ingin memulai percakapan khususnya dengan nomor yang berbeda. misalkan HP Anda habis baterai dan ingin minta jemputan pada kakak Anda, Anda meminjam HP teman seseorang, Sebutkan ‘password’ yang Anda bikin pada saat memberi pesan kepada kakak Anda, sehingga kakak Anda tahu bahwa yang memberi pesan adalah Anda.

5. Sebut Dengan Nama Panggilan
Kebiasaan sebagian kita mungkin memanggil saudara, teman, orang tua dengan panggilan tertentu, dengan kita memanggil dengan panggilan tersebut kita tahu bahwa yang memanggil kita adalah benar-benar teman kita, bukan penipu facebook atau penipu whatsapp yang biasanya memakai nama asli kita.

Semoga dengan langkah-langkah diatas kita bisa menggunakan media social dengan aman, dan data-data kita pun juga aman. Sebarkan informasi ini jika menurut Anda bermanfaat. Terima kasih.

Semoga Bermanfaat!


Recent Posts

Categories